cuan128 – Takhta Indonesia Open tak cuma milik negara-negara tradisional di bulu tangkis. Lima belas tahun yang lalu, kesuksesan diraih oleh negara yang sekarang tidak akan terpikirkan bisa punya pebulu tangkis juara.

Bicara Polandia, sebagian masyarakat Tanah Air mungkin lebih kenal dengan tim nasional sepak bolanya yang diperkuat striker FC Barcelona, Robert Lewandowski.

cuan128 login

Meski demikian, bagi mereka yang pernah hadir di Istora Senayan pada 27 Juni 2010, minimal tahu ada Robert lainnya dari negara berbendera Putih Merah itu yang bisa menjadi juara di jagat bulu tangkis.

Adalah Robert Mateusiak yang bersama Nadiezda Zieba menjadi satu-satunya juara Indonesia Open asal Polandia.

Pada final Indonesia Open 2010, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba mengalahkan wakil Indonesia, Hendra Setiawan, yang tampil bersama pemain Rusia, Anastasia Russkikh.

Hendra/Russkikh langsung tertinggal di awal pertandingan dengan 3-6 lalu 8-11. Russkikh tampak tegang hingga membuat kesalahan mudah saat hendak menyambar bola tanggung di depan net.

Adapun Mateusiak/Zieba tampak rileks. Maklum, mereka bukan kuda hitam apalagi underdog berkat status pasangan peringkat lima dunia dan unggulan ketiga di ajang Super Series ini.

Istora pun tidak lagi mengerikan bagi mantan pasangan nomor satu dunia tersebut kendati menjadi musuh bagi ribuan orang yang mendukung Hendra dan Russkikh.

Mereka lebih dahulu menyingkirkan dua wakil Tanah Air, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadeth di 8 besar (16-21, 23-21, 21-15) dan Nova Widianto/Liliyana Natsir selaku unggulan teratas di semifinal (21-12, 16-21, 21-19).

Hendra yang saat itu masih berumur 25 tahun tetapi sudah menjadi peraih emas Olimpiade, juga tampak belum menemukan sentuhan terbaik karena kondisi angin.

Kesalahan-kesalahan lawan memberi kesempatan bagi Hendra/Zieba untuk mendekat dari 12-17 menjadi 18-19. Smes Hendra ke Zieba membuat penonton makin beringas.

Gim pertama tetap menjadi milik Mateusiak/Zieba dengan skor 21-18. Mateusiak (34 tahun kala itu) menantang penonton dengan mengepalkan tangan lalu menunjuk ke tribune.

Mateusiak masih meladeni cemoohan penonton pada awal gim kedua sampai diperingatkan wasit. Fokus lawan yang terganggu memberi Hendra/Russkikh angin untuk unggul 7-5.

Hendra dan Russkikh, yang baru bertanding bersama 12 hari sebelum Indonesia Open 2010, menemukan ritme mereka. Russkikh lebih percaya diri di depan sedangkan Hendra aktif di belakang.

Laga dihentikan sesaat setelah Zieba terpeleset saat hendak mengantisipasi drop shot Hendra yang keluar. Hendra membayar kesalahan dengan drop shot ciamik untuk menjauh lagi di 8-6.

Unggul 11-9 di interval, Hendra/Russkikh berbalik tertinggal 11-13. Pasangan gado-gado menolak untuk menyerah dengan memimpin lagi di 15-14 lalu 17-15.

Laga kian dramatis saat servis Zieba dinyatakan fault dan skor berubah menjadi 16-18 sehingga Mateusiak melakukan protes cukup keras ke wasit.

Mateusiak/Zieba terus menekan sampai menyamakan skor di 18-18. Mereka tampil lebih dinamis dalam rotasi. Net silang Russkikh terbaca Zieba yang menyambarnya ke arah Hendra untuk 19-18.

Championship point didapat Mateusiak/Zieba di 20-18. Penonton bergemuruh lagi saat Mateusiak dan Zieba bergantian mati sendiri dalam servis dan pengembalian sehingga deuce.

Keuntungan didapat pasangan tamu saat servis lob Russkikh keluar. Di championship point ke-3, duet tamu berhasil dengan smes silang Mateusiak yang gagal diantisipasi Hendra.

Ini menjadi gelar kedua Mateusiak/Zieba di ajang Super Series. Gelar pertama mereka juga didapat setelah mengalahkan jawara Tanah Air lain yaitu Nova/Liliyana di Hong Kong Open 2009.

Trofi terakhir mereka di level Grand Prix Gold (sekarang setara Super 300) pada Bitburger Open 2015 juga diraih dengan terlebih dahulu menyingkirkan unggulan asal Indonesia.

Mateusiak/Zieba mengalahkan Praveen Jordan/Debby Susanto sebagai unggulan kedua di perempat final sebelum mengalahkan jawara Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock, di final.

Mereka membuat kejutan sekali lagi di Olimpiade Rio 2016 dengan lolos ke perempat final sebagai juara grup berkat 2 kemenangan dari 3 laga.

Padahal Mateusiak saat itu sudah berusia 40 tahun sedangkan Zieba sudah berumur 32 tahun. Kalau Indonesia punya The Daddies, Polandia punya duet Daddy dan Mommy meski keduanya bukan pasutri.

Salah satu kemenangan diraih atas juara Indonesia Open 2015, Xu Chen/Ma Jin (China), yang membuat mereka unggul head-to-head di klasemen akhir fase grup.

Hasil itu sekaligus membalas kekalahan pahit atas Xu/Ma di perempat final Olimpiade London 2012 ketika Mateusiak/Zieba kalah setelah sempat mencatat match point.

Sayangnya, mereka lagi-lagi tak bersahabat di 8 besar setelah dikalahkan Chan Peng Son/Goh Liu Ying (Malaysia) yang ending-nya juga merebut perak seperti Xu/Ma pada 2012.

Penerus Mateusiak/Zieba hadir di Indonesia Open 2025 kendati di sektor ganda putri.

Pasangan peringkat 41 dunia, Paulina Hankiewicz/Kornelia Marczak, dipertemukan lagi dengan wakil Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi.

Kedua pasangan sudah pernah bersua di Istora, tepatnya di babak kedua Indonesia Masters 2025 dengan kemenangan 21-8, 21-8 bagi Ana/Tiwi.

jaya128 – Legenda MotoGP, Giacomo Agostini, berpendapat bahwa posisi Francesco Bagnaia di MotoGP 2025 belum tergolong mengalami krisis meski hasilnya masih di bawah Marc Marquez.

Rivalitas Bagnaia vs Marc Marquez di Ducati pada MotoGP musim ini semakin runcing karena perbedaan hasil balapan mereka sampai kuartal kedua tahun ini.

Marquez cuan128 kuat di puncak klasemen dengan torehan sembilan kemenangan dan tiga podium baik di balapan utama maupun sprint race.

Sedangkan Bagnaia kontras.

Murid Valentino Rossi itu baru mengemas satu kemenangan dan tujuh raihan podium.

Selain itu, hal jaya128 yang membuat Bagnaia semakin tampak inferior dibanding Marquez adalah adaptasinya dengan Ducati Desmosedici GP25.

Bagnaia berulang kali mengeluhkan masalah front end yang membuatnya sangat tidak nyaman dalam setiap seri.

Padahal, penguasan bagian depan justru menjadi andalan juara dunia tiga kali itu pada musim lalu.

Akibat belum bisa menguasai betul GP25, Bagnaia sering kesulitan mengatasi tekanan di trek.

Dia bahkan sering kena manuver dari pembalap nonDucati yang tidak disangka bisa mengasapinya.

Seperti yang terlihat pada MotoGP Inggris 2025 pekan lalu, dia sulit mempertahankan posisinya dalam berebut di posisi lima besar, merosot jauh, lalu malah crash.

Semua nasib apes cuan128 Bagnaia mulai membuatnya dituding sudah mengalami krisis dan kemunduran. Ada sesuatu yang hilang dari diri Bagnaia.

Namun demikian, salah seorang legenda MotoGP, Giacomo Agostini, justru melihat sebaliknya.

Menurut Agostini, Bagnaia masih dalam taraf aman, belum sampai krisis.

Soal Bagnaia jatuh, itu juga dianggap masih wajar.

“Pecco masih tampil bagus,” kata Agostini dikutip Bolasport dari GPOne.

“Saat Marc bergabung dengan tim (Ducati Lenovo), dia sudah tahu bahwa dia akan menghadapi tantangan berat.”

“Soal banyak crash? Dia bukan satu-satunya yang begtu.”

“Dengan ban ini dan motor yang memiliki power besar, yang dibutuhkan hanyalah aspal sirkuit yang sedikit lembab atau perubahan suhu yang mempengaruhi ban untuk menyentuh permukaan.”

“Di era sekarang, pembalap kan cenderung berani melewati batas kemampuan motor karena mereka tahu bahwa jika mereka tergelincir, setidaknya masih tidak terjadi apa-apa.”

“Beda dengan zaman saya, ketika pembalap jatuh, risikonya bisa mati. Jadi sebagai hasilnya (dulu kami) banyak yang harus berhati-hati,” tandas Agostini.

Agostini juga menolak menyebut Bagnaia dalam krisis dan jika ada anggapan seperti itu, maka hal tersebut adalah keliru.

“Ya, tentu saja (salah),” kata legenda MotoGP asal Italia itu.

“Bahkan Minggu lalu di Silverstone, dia sempat menjalani balapan bagus hanya saja terjatuh.”

“Namun perlu diingat bila Anda mendorong sampai batasnya, hal-hal semacam itu (crash) bisa terjadi,” katanya.

cuan128 – Penunjukkan Xabi Alonso sebagai pelatih baru Real Madrid diiringi oleh kedatangan dua orang ‘pengkhianat’.

Real Madrid tak perlu waktu lama untuk menemukan pengganti Carlo Ancelotti di kursi pelatih.

Mereka langsung merekrut Xabi Alonso guna mengisi kekosongan.

“Real Madrid CF cuan128 mengonfirmasi Xabi Alonso menjadi pelatih Real Madrid untuk tiga musim, sejak 1 Juni 2025 hingga 30 Juni 2028,” bunyi pernyataan pihak klub melalui laman resmi.

Alonso tak datang ke Madrid sendirian.

Pria asal Spanyol itu memboyong sejumlah sosok sebagai staf kepelatihan.

Menariknya, dua orang bawaan Alonso memiliki masa lalu dengan Barcelona yang notabene rival abadi Real Madrid.

Figur pertama adalah Alberto Encinas.

Dia berpengalaman sebagai asisten pelatih tim cadangan Barcelona.

Kemudian Encina kerja di Bayer Leverkusen sejak 2022.

Anggota staf Alonso lainnya yang memiliki histori dengan Barcelona adalah Ismael Cameforte-Lopez.

Lelaki kelahiran Amerika Serikat itu mencicipi peran menjadi pelatih kebugaran Barcelona selama tujuh tahun.

Dengan kehadiran orang-orang hebat di sekeliling Alonso, Real Madrid memulai era baru.

Los Blancos berharap keluar dari masa kelam.

Musim 2024-2025 terasa pahit bagi Madrid karena berakhir tanpa gelar juara.

Di Liga Spanyol, Madrid hanya finis posisi kedua dan kalah saing dengan Barcelona.

Si Putih juga dipecundangi oleh tim yang sama pada final Copa del Rey.

Madrid pun gagal mempertahankan titel Liga Championa usai disingkirkan Arsenal dari perempat final.

Bicara soal Alonso, dirinya mendapat cap sebagai legenda saat bermain untuk Madrid.

Dia menghadirkan lima gelar juara untuk raksasa Spanyol selama rentang waktu 2009-2014.

Alonso tidak pensiun di Madrid karena sempat melanjutkan karier bersama Bayern Muenchen untuk tiga tahun.

Selepas gantung sepatu, tepatnya pada 2019, Alonso memulai karier kepelatihan bareng Real Sociedad B.

Kemudian sosok kelahiran Tolosca itu menangani Leverkusen mulai 2022.

Nah, di sanalah Alonso mulai menunjukkan kehebatannya sebagai pelatih.

Dia membawa timnya mengakhiri dominasi Bayern Muenchen dengan memborong trofi Bundesliga, DFB Pokal, dan Piala Super Jerman musim 2023-2024.

 Dewalive Asia

Jakarta – https://venom128.web.id/ Pernah menekan ‘tunda’ atau snooze saat alarm di HP berbunyi agar bisa mendapat tidur tambahan beberapa menit? Ternyata, kebiasaan ini berdampak kurang baik untuk kesehatan, lho.
Ilmuwan asosiasi Divisi Gangguan Tidur dan Sirkadian di Brigham and Women’s Hospital, Dr Rebecca Robbins berpendapat menekan ‘tunda’ ketika alarm sudah bunyi di pagi hari dapat mengurangi kualitas tidur. Dia menekankan kualitas tidur sama pentingnya dengan durasinya.

“Alarm pertama cuan128 bisa mengganggu tahap tidur yang penting, dan apa pun yang Anda dapatkan setelah menekan snooze kemungkinan adalah tidur berkualitas rendah dan terputus-putus,” ujar Robbins dikutip dari CNN, Selasa (27/5/2025).

Studi terbaru yang dilakukannya menunjukkan rata-rata orang menekan tombol ‘tunda’ selama 11 menit setelah alarm pertama berbunyi. Jika dikalkulasikan, kebiasaan ini setara dengan kehilangan satu malam penuh waktu tidur setiap bulan hanya karena fitur snooze.

Ketika tidur, otak melewati berbagai aktivitas neurologis dan paruh kedua malam didominasi oleh tidur rapid eye movement (REM), waktu utama ketika bermimpi. Ini adalah tahap penting untuk fungsi kognitif dan konsolidasi memori, menurut Robbins.

“Ketika Anda menekan tombol snooze, apalagi hanya beberapa menit, Anda hampir pasti tidak akan kembali ke tahap REM itu,” sambung Robbins.

Sementara itu, pakar tidur dari Northwestern Medicine Canning Thoracic Institute, Dr Justin Fiala berpendapat belum ada kesepakatan bulat apakah tidur ringan selama snooze lebih banyak dampak buruknya, dibanding manfaatnya.

Meski begitu, kehilangan tidur berkualitas dan menggantinya dengan tidur ringan dari menekan ‘tunda’ alarm memang meningkatkan risiko penurunan fungsi kognitif dan mood yang buruk.

“Kalau Anda merasa malah lebih lelah setelah menggunakan alarm snooze, saya akan sarankan untuk kembali ke kebiasaan bangun langsung saat alarm pertama,” kata Fiala.

Konsistensi waktu tidur sama pentingnya dengan durasi tidur. Orang yang terbangun dalam tahap tidur dalam membuat proses pemulihan otak terputus. Ini memicu efek sleep inertia, rasa kantuk dan bingung setelah bangun, yang berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam.

Jika tubuh terbiasa dengan jadwal tidur yang teratur, efek sleep inertia ini bisa berkurang.

“Dalam dunia yang ideal, kita tidak akan mengandalkan alarm untuk bangun. Kita bisa tertidur dan bangun secara alami dan memiliki energi sepanjang hari,” kata Robbins.

Dikutip dari IFL Science, penelitian Robbins menemukan orang yang tidur kurang dari 5 jam justru cenderung jarang menggunakan snooze, dibanding mereka yang tidur lebih lama. Peneliti menduga orang yang tidur singkat memiliki tanggung jawab mendesak yang tidak memungkinkan mereka untuk mengambil waktu tidur tambahan.

Untuk menghilangkan kebiasaan ini, Robbins menyarankan untuk menggeser waktu alarm seakhir mungkin. Menurut Robbins, ini bisa mengoptimalkan tidur dan performa keesokan harinya.

“Pendekatan terbaik untuk mengoptimalkan tidur dan kinerja keesokan harinya adalah dengan mengatur alarm pada waktu paling akhir yang masih memungkinkan, lalu berkomitmen untuk langsung bangun saat alarm pertama berbunyi,” tandasnya.

https://venom128.web.id/ – Valentino Rossi mengukir sebuah pencapaian bersejarah di MotoGP Italia pada sejarah hari ini 18 tahun yang lalu.

MotoGP Italia di Sirkuit Mugello adalah salah satu seri balap motor Grand Prix favorit Rossi.

The Doctor tercatat total 9 kali menang di sirkuit tersebut.

Rinciannya sekali di kelas 125cc, sekali di 250cc dan 7 kali di MotoGP.

Rossi mulai mendominasi MotoGP Italia di kelas utama pada 2002.

Sampai 2006, Rossi meraih kemenangan 5 kali berturut-turut.

MotoGP Italia 2007 pun menjadi momen spesial karena VR46 bisa menjadi pemenang 6 kali secara beruntun.

Pencapaian itu akan istimewa karena belum ada pembalap yang bisa melakukannya.

Legenda Giacomo Agostini tercatat 6 kali menang di kelas utama tetapi tidak secara berturut-turut.

Agostini menjadi kampiun pada 1966, 1967, 1968, 1970, 1972, dan 1975.

Begitu pula legenda lainnya, Mick Doohan, yang menang 6 kali tetapi tidak beruntun.

Doohan tercatat menang pada 1991, 1994, 1995, 1996, 1997, 1998.

Sebagai seri ke-7 musim balapan 2007, MotoGP Italia berlangsung pada sejarah hari ini, 27 Mei 2007.

Rossi, yang saat itu membela tim Fiat Yamaha Team, hanya melakukan start dari urutan ke-3.

Pole position diambil oleh pembalap Ducati Marboro Team, Casey Stoner.

Rossi bahkan sempat tercecer ke P8 usai start tetapi The Doctor segera menunjuk siapa tuannya Sirkuit Mugello.

Dia sudah mengambil urutan ke-5 di lap 4.

Pembalap kelahiran 16 Februari 1979 itu lantas menempati P3 usai putaran ke-6.

Pada lap berikutnya, Rossi sudah mengambil alih posisi ke-2 dari Stoner yang tak lama sebelumnya disusul pembalap Repsol Honda Team, Dani Pedrosa.

Duel antara Rossi dan Pedrosa pun terjadi.

Setelah 2 lap, Rossi berhasil melewati Pedrosa.

Dalam pertarungan di lap-lap selanjutnya, Pedrosa unggul dalam lintasan lurus tetapi Rossi selalu menjaga jarak di tikungan.

Valentino Rossi akhirnya menyelesaikan balapan 23 lap berjarak total 120,635 km itu di posisi pertama.

Dia mencatatkan waktu 42 menit 42,385 detik dan unggul 3,074 detik atas Pedrosa.

Rossi pun menjadi pembalap pertama yang mampu memenangi MotoGP Italia 6 kali secara beruntun.

Rekor kemenangan Rossi di MotoGP Italia masih berlanjut pada tahun berikutnya.

Dia kembali cuan128 memuncaki podium untuk membuat rekornya menjadi satu-satunya pembalap yang memenangi MotoGP Italia 7 kali di kelas utama.

Hebatnya lagi, 7 kemenangan itu diraih VR46 secara berturut-turut.

jitu128rank.com

https://venom128.web.id/ – Paris Saint-Germain (PSG) patut mewaspadai Inter Milan karena pasukan Simone Inzaghi diklaim sudah dewasa dan sempurna dari 2 tahun lalu saat bermain di final Liga Champions.

Hal itu disampaikan oleh kapten Inter Milan, Lautaro Martinez.

Lautaro cuan128 menegaskan bahwa persiapan dari Inter untuk menghadapi PSG di final Liga Champions 2024-2025 bakal tak bercela.

Sebagaimana diketahui Inter dan PSG bakal saling bentrok pada partai puncak Liga Champions musim ini.

Final kompetisi elite antarklub Eropa edisi kali ini bakal dihelat di Stadion Allianz Arena, Sabtu (31/5/2025) atau Minggu pukul 02.00 WIB.

Dalam perjalanannya, Inter berhasil menyingkirkan salah satu kandidat kuat juara, Barcelona.

I Nerazzurri harus bersusah payah untuk mengamankan tiket final usai menyudahi perlawanan Barca dengan keunggulan agregat 7-6.

Sementara itu PSG sendiri melaju ke final usai berhasil mendepak wakil Inggris, Arsenal, di babak 4 besar.

Armada milik Luis Enrique lolos berkat kemenangan agregat 3-1.

Final Liga Champions kali ini diprediksi bakal menghadirkan pertemuan yang menarik.

Sebab, perhelatan final disebut-sebut akan melahirkan calon juara baru.

Selain itu kisah pilu dari kedua tim di partai puncak juga turut menyertainya.

Meskipun PSG terhitung pernah mengalami kekalahan di final dalam beberapa tahun terakhir, hampir tidak ada satu pun anggota skuad termasuk Luis Enrique yang menjadi bagian dari kisah pilu itu.

Sementara lain cerita dengan Inter yang sebagian besar skuadnya pernah merasakan pahitnya sebuah final Liga Champions

Itu terjadi pada perebutan trofi Si Kuping Besar pada edisi 2022-2023.

Pada laga puncak yang dihelat di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki, Inter takluk 0-1 dari Man City.

Rodri menjadi mimpi buruk bagi Lautaro dkk. lewat gol tunggalnya di menit ke-68.

Gol tersebut membuat Man City merengkuh treble winner.

Sementara Inter Milan harus puas menjadi runner-up.

Berkaca dari pengalaman tersebut, Lautaro mengeklaim bahwa timnya kini sudah benar-benar berbeda dan berubah.

“Kami tiba dengan sedikit lebih banyak pengalaman dibandingkan dengan pertandingan di Istanbul,” ucap Lautaro, dikutip BolaSport.com dari Sky Sport Italia.

“Itu karena dua tahun lalu kami bermain di final melawan tim yang kuat, kami kalah, tetapi juga menjadi lebih dewasa sejak saat itu.”

“Sekarang kami tiba dengan cara yang sempurna, dalam segala hal.”

“Tim ini hampir sama dengan tim yang bermain di Istanbul.”

“Kami tahu ini akan sulit, tetapi kami menunjukkan semangat pengorbanan dan persatuan, layak mendapatkan tempat kami di final ini.”

“Sekarang tinggal satu langkah terakhir yang harus dilakukan,” tutur penyerang asal Argentina tersebut menambahkan.

Gelar Liga Champions bakal sangat berarti bagi Inter Milan musim ini.

Pasalnya, mereka sudah gagal di dua kompetisi domestik.

Inter kehilangan momen menjuarai Liga Italia setelah dipecundangi Napoli dengan selisih 1 poin di klasemen akhir.

Sementara di Coppa Italia, langkah mereka terhenti di babak semifinal usai disingkirkan oleh AC Milan.

Praktis, trofi Liga Champions menjadi satu-satunya penyelamat musim mereka untuk mengamankan satu gelar.

Half-Life 3 memang https://venom128.web.id/ menjadi salah satu game yang sangat dinanti para gamer terutama fans seri buatan Valve ini. Rumor beredar mengenai status game ini yang dikabarkan sudah hampir selesai dan menjadi petualangan terakhir Gordon yang merupakan karakter utama Game.

Dan sepertinya, rumor serupa baru-baru ini beredar di internet. Rumor terbaru mengatakan bahwa Half-Life 3 bisa jadi Chapter terakhir dari game tersebut. Apakah ini pertanda cerita berakhir?

Half-Life 3 Bisa Jadi Chapter Terakhir

Rumor ini cuan128 berasal dari informan yang cukup besar yaitu DanielRPK. Menurut sang informan, Valve mengembangkan Half-Life 3 sebagai chapter final untuk franchise tersebut. Namun belum diketahui apakah ini akan menjadi akhir seri utama atau termasuk game spin-off juga

Rumor ini memperkuat rumor-rumor sebelumnya yang mengatakan bahwa game tersebut akan menjadi petualangan terakhir Gordon Freeman. Dan ini akan menutup saga panjang selama lebih dari 2 dekade sejak game terakhirnya rilis.

Tentunya jika memang ini benar, para fans akan bernafas lega mengingat cliffhanger yang diberikan valve pada Half-Life 2 cukup membuat penasaran dan 20 tahun memang waktu yang sangat lama untuk menunggu jawaban dari cerita gantung ini.

Namun, perlu diingat bahwa ini masih merupakan sebuah rumor dan DanielRPK sendiri merupakan informan dunia perfilm-an yang jarang sekali membagikan rumor video game. Tetapi rumor yang ia bagikan bisa saja benar.

Rumor Sebelumnya Ungkap Game Masuk Tahap PlayTest

Pada bulan lalu, diketahui bahwa terdapat rumor yang mengatakan jika Half-Life 3 sudah berada di tahap akhir dan sudah memasuki masa PlayTest tertutup yang diikuti oleh pegawai dan kerabat dekat pegawai.

Berdasarkan bocoran dari Gabe Follower, memang cerita untuk game ini merupakan akhir petualangan Gordon Freeman dan Valve mengganggap game tersebut sebagai hadiah perpisahan untuk para fans.

Dengan berbagai rumor yang beredar dari awal tahun ini hingga sekarang, sepertinya kehadiran Half-Life 3 memang semakin dekat dan bukan lagi sebuah Copium bagi para fans sejati. Meskipun begitu, Valve sendiri masih belum memberikan pernyataan resmi terkait hal ini.

evaluasi transparansi rtp dalam sistem digital modern bagaimana angka diverifikasi

WWE Cody Rhodes – https://venom128.web.id/ Gulat merupakan salah satu olahraga yang cukup erat dengan video game. Selain adanya game gulat seperti game-game WWE dan AEW, pegulat juga sering mereferensikan video game dalam olahraga ini.

Dan kini, salah satu pegulat yang naik daun yaitu Cody Rhodes menceritakan keinginannya untuk berperan menjadi salah satu karakter di film Adaptasi Metal Gear Solid yang sedang dikerjakan. Kira-kira ingin jadi siapa ya?

Pegulat WWE Cody Rhodes Ingin Dapat Peran di Adaptasi Metal Gear Solid

Dilansir dari ComicBook.com, pegulat WWE Cody Rhodes membahas beberapa hal terkait video game seperti kegemarannya bermain Mario Kart dan juga game favoritnya yaitu Metal Gear Solid.

Dirinya mengakui bahwa ia merupakan fans berat MGS dan ketika ditanya mengenai karakter yang ingin dia perankan dalam video game ataupun komik, dirinya langsung menjawab Metar Gear Solid.

Cody tidak mengatakan secara spesifik karakter apa yang ia ingin perankan. Namun dirinya memang ingin mendapatkan peran sebagai siapapun yang hadir dalam adaptasi game buatan Hideo Kojima ini

Saya rasa saya sedikit kurang berusia untuk beberapa karakter yang saya sukai, tapi itu(peran) akan selalu sebagai siapapun di Metar Gear Solid, dan saya akan mengambil(peran) apapun di Metal Gear Solid.Cody Rhodes

Cody tidak keberatan untuk mengambil peran apapun, dan ia juga menjelaskan jika perlu belajar bahasa rusio untuk memerankan Revolver Ocelot, dirinya akan melakukannya, dan jika dipasangkan topeng dirinya juga ingin memerankan Cyborg Ninja.

Sering Gunakan Referensi Metal Gear Solid Selama Karir

Memang, selama karir gulatnya, Cody kerap mereferensikan beberapa hal terkait Metal Gear seperti sebuah segmen dimana dirinya mengakui bahwa referensi alaskan archipelago adalah lokasi dimana Shadow Moses.

Dirinya juga sempat cuan128 bergulat di Ring of Honor menggunakan Outfit Venom Snake lengkap dengan sarung tangan roket. Hal ini membuktikan bahwa dirinya memang fans sejati dari seri tersebut.

Tak hanya itu, pada acara gulat WWE tahunan terbesar yaitu WrestleMania 41 pada April lalu, dirinya menggunakan helm yang merupakan logo pribadinya dan konsepnya merupakan helm Cyborg Ninja. Namun karena beberapa keterbatasan, helmnya terbuka seperti helm Iron Man.

Film adaptasi MGS sendiri saat ini sedang dalam pengerjaan dan akan disutradarai oleh Ari Arad. Saat ini, yang diketahui mengenai proyek adaptasi tersebut adalah skrip yang masih dikerjakan.

Adaptasi game buatan Hideo Kojima ini masih belum memiliki detail lebih lanjut seperti pemeran atau bahkan alur ceritanya seperti apa. Tapi, jika salah satu pegulat sangat menginginkan peran tersebut, sepertinya ada kemungkinan Cody akan mendapat peran dalam film tersebut. Dan sepertinya, ia sangat cocok memerankan Kazuhira Miller.

https://venom128.web.id/ – Pembalap Ducati, Marc Marquez, menggambarkan sesi balapan utama MotoGP Inggris 2025 dengan sebuah kata setelah dia berhasil meraih podium ketiga.

MotoGP Inggris 2025 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Minggu (25/5/2025) berjalan dengan dramatis di mana kesialan sempat menimpa Marc Marquez.

Pembalap asal Spanyol tersebut mengawali sesi selama 20 putaran ini dari posisi keempat dan berhasil memperbaiki posisinya di awal lomba.

Marquez sempat merangsek ke posisi terdepan pada lap pertama dan bersaing ketat melawan Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha sebagai pole sitter.

Akan tetapi, Marquez harus mengalami crash ketika lomba memasuki putaran kedua.

Balapan pun dihentikan dengan adanya red flag karena tumpahan oli di tengah lintasan, kesempatan kedua didapatkan Marquez untuk bergabung lagi.

Ya, Marquez dan rider yang crash sebelumnya seperti Alex Marquez (Gresini Racing), Franco Morbidelli (VR46) dan Aleix Espargaro (Honda) diperbolehkan mengaspal lagi.

Mereka tampil kembali di lintasan lantaran lomba belum genap berjalan tiga putaran saat red flag dikibarkan.

Pada kesempatan kedua, perjuangan Marquez kian berat di mana dia sempat terlempar jauh sebelum akhirnya bisa bangkit secara perlahan.

Peraih delapan gelar juara dunia tersebut naik satu tingkat demi satu tingkat untuk memperbaiki posisinya hingga akhir lomba.

Marquez pun cuan128 akhirnya berhasil merebut podium ketiga dengan tidak mudah usai memenangi persaingan sengit melawan Morbidelli hingga di depan garis finis.

Pembalap berusia 32 tahun tersebut hanya kalah dari Marco Bezzecchi (Aprilia) sebagai pemenang dan Johann Zarco (LCR Honda) yang finis di tempat kedua.

Walau mendapatkan finis di podium ketiga, hasil ini cukup untuk membawa Marquez semakin kokoh menduduki puncak klasemen sementara.

Saat tiba di parc ferme usai menjalani balapan MotoGP Inggris 2025, Marquez langsung mengutarakan apa yang dia rasakan sepanjang lomba kali ini.

Bagi rider yang identik dengan nomor 93 tersebut, dia merasa seperti tertimpa durian alias beruntun karena masih bisa mendapatkan podium.

Hal itu cukup berasalan mengingat Marquez mengalami kesialan pada balapan pertama di mana saat dia sedang menduduki posisi terdepan.

Akibat kesalahan itu, Marquez mengaku sempat marah kepada dirinya sendiri sebelum akhirnya lomba harus diulang dengan adanya red flag yang berkibar.

Beruntung benar-benar menjadi kata yang tepat, karena Marquez bisa menyemalatkan balapan kali ini dengan baik.

“Hari ini kami beruntung, beruntung karena saya melakukan kesalahan pada balapan pertama,” kata Marquez, dilansir dari MotoGP.com.

“Dan saya marah kepada diri saya sendiri untuk momen tersebut, selebihnya, kami berhasil menyelematkan balapan kali ini,” imbuhnya.

cuan128 – Presiden FIFA Gianni Infantino menyarankan Inter Miami untuk merekrut Cristiano Ronaldo dengan status pinjaman.

Tujuannya yaitu agar megabintang asal Portugal tersebut menjadi rekan setim dengan Lionel Messi di Piala Dunia Antarklub 2025.

Dalam wawancara dengan saluran IShowSpeed ​​​​di Amerika Serikat, Infantino mengatakan bahwa Ronaldo sedang bernegosiasi dengan banyak klub peserta Piala Dunia Antarklub.

“Ronaldo dapat berpartisipasi dalam turnamen ini,” kata presiden berusia 55 tahun itu.

“Tim-tim sedang berbicara dengannya.”

“Tim mana pun yang menonton ini dan tertarik merekrut Ronaldo, silakan mencobanya.”

“Masih ada waktu. Jika itu terjadi, itu akan sangat menyenangkan.”

Ketika ditanya apakah ia lebih menyukai Ronaldo atau Messi, Infantino memberikan jawaban yang menarik.

“Mereka adalah dua pemain hebat,” ujar Infantino.

“Orang Portugis akan memilih Ronaldo. Orang Argentina akan memihak Messi.”

“Dan mereka yang mencintai sepak bola, akan memilih keduanya.”

“Saya ingin melihat mereka bermain bersama. Bayangkan itu. Pasti luar biasa.”

Ronaldo bisa bermain dengan Messi jika Inter Miami meminjam kapten Al Nassr itu untuk bermain di Piala Dunia Antarklub.

Turnamen tersebut akan berlangsung di Amerika Serikat mulai 14 Juni hingga 13 Juli.

FIFA mengizinkan tim peserta untuk mentransfer pemain mulai 1 Juni hingga sebelum turnamen dimulai.

Adapun kontrak Ronaldo dengan Al Nassr akan berakhir pada 30 Juni.

Sedangkan pertandingan terakhir Al Nassr terjadi pada Selasa (27/5/2025) dini hari WIB.

Ketika ditanya apakah Inter Miami akan merekrut Ronaldo, presiden FIFA tertawa dan berkata: “Mungkin.”

Inter Miami lolos ke Piala Dunia Antarklub sebagai tuan rumah.

Sementara itu, Al Nassr gagal lolos ke turnamen tersebut.

Ronaldo juga sedang bernegosiasi dengan sekitar 10 tim untuk berpartisipasi dalam turnamen itu.

Akan tetapi, tidak satu pun dari mereka berasal dari Eropa atau Amerika Serikat, menurut laporan Diario AS.

Termasuk pertandingan persahabatan, Messi dan Ronaldo telah memainkan 37 pertandingan, dengan tim Messi menang 17 kali, seri 9 kali, dan kalah 11 kali.

Dalam pertandingan tersebut, kedua pemain mencetak 23 gol.

Akan tetapi, kedua bintang sepak bola dunia ini tidak pernah bermain untuk tim yang sama.

Mereka mungkin akan gantung sepatu dalam beberapa tahun, jadi ini bisa menjadi kesempatan terakhir bagi penggemar untuk melihat Ronaldo bersama Messi.

Namun, Inter Miami belum melakukan langkah apa pun untuk bernegosiasi dengan mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu.